Penghargaan terhadap Aksi Konservasi di TNBBS

Sorry, this entry is only available in Indonesian. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Dirjen KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc dalam kunjungan kerja bersama anggota Komisi IV DPR RI, Sudin, SE ke Tanggamus, 28 Pebruari 2021 memberikan penghargaan kepada kelompok masyarakat yang selama ini telah berkontribusi/turut serta dalam pengelolaan kawasan TNBBS.

Penghargaan ini salah satunya diterima oleh Kelompok Cakra Wana atas kontribusinya mengubah ancaman Kawasan hutan di TNBBS yaitu tumbuhan invasivif /tumbuhan perusak hutan jenis mantangan (Merremia Peltate) menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

KTH Cakra Wana adalah Kelompok Tani Hutan yang dibentuk tahun 2019. Sejak 2019, kelompok ini secara aktif dan mandiri mengendalikan penyebaran tanaman invasif jenis mantangan seluas 20 ha di Resor Pemerihan, SPTN II Bengkunat, BPTN I Semaka.

KTH Cakra Wana mendapatkan pembinaan dari pihak Balai Besar TNBBS dan Sumatran Tiger Project GEF-UNDP. Kelompok ini juga aktif melakukan upaya deteksi dini, penghalauan dan penjagaan terhadap potensi interaksi negatif antara manusia dengan gajah liar di Pekon Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Pada acara yang berlangsung di Komplek Rumah Dinas DPRD Tanggamus tersebut sekaligus ditampilkan produk-produk pemanfaatan limbah mantangan, yang merupakan tumbuhan perusak hutan, menjadi pupuk kompos dan kerajinan.

“Ini merupakan inovasi baru (mengubah) tanaman mantangan menjadi produk yang menghasilkan untuk masyarakat. (Inisiatif ini) Harus terus di dukung, “ ujar Dirjen KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc.

Dalam kesempatan tersebut Balai Besar TNBBS juga menyerahkan Buku Profil Resor TNBBS, yang dibuat atas kerjasama Balai Besar TNBBS, Sumatran Tiger Project GEF-UNDP, dan WCS-IP.

Penghargaan juga diberikan kepada Satgas Pekon Margomulyo, binaan Balai Besar TNBBS bersama WCS-IP yang didukung juga dari Sumatran Tiger Project GEF-UNDP dalam kiprahnya turut membantu mengatasi konflik manusia dan satwa liar di Provinsi Lampung.

@SumatranTigerID

You may also like

Leave a comment