Mengapa Kita Harus Menyelamatkan Harimau?

Saat ini populasi harimau di alam liar dunia hanya tinggal 3.500 ekor. Tanpa aksi konservasi, harimau akan punah hanya dalam waktu 20 tahun ke depan (laporan lain menyebutkan hanya dalam waktu 15 tahun).

Sebagai predator utama, harimau membangun ekosistem di mana ia hidup. Harimau memangsa hewan pemakan tanaman (herbivora), mencegah mereka merusak hutan. Dengan begitu, harimau juga turut menjaga keseimbangan ekosistem. Sebagai hewan yang soliter (menyendiri), harimau memiliki daya jelajah yang luas. Wilayah kekuasaan yang luas tersebut memberikan “perlindungan” sempurna bagi spesies lain untuk tumbuh dan berkembang.

Aksi melindungi habitat harimau dan pemulihan kembali hutan yang rusak akan membawa manfaat bagi dunia dan masyarakat sekitar. Aksi konservasi harimau secara lokal bisa mencegah bencana banjir dan memastikan kelestarian sungai dan sumber air bersih. Sementara wilayah konservasi harimau, seperti taman nasional, juga berfungsi untuk menyerap karbon.

Melindungi harimau juga berarti melindungi habitatnya yang kaya akan keanekaragaman hayati sehingga komunitas dan masyarakat lokal akan memeroleh manfaat ekonomi dari ekowisata.

Selama ini pembunuh utama harimau adalah manusia. Manusia adalah pemburu dan predator utama harimau di alam. Tanggung jawab kita bersama untuk menghentikan pembunuhan harimau di alam liar.

Sumber: Tiger Time

 

You may also like

Leave a comment