Tiger Promosikan SMART RBM di TNBS

Proyek Sumatran Tiger mengadakan pertemuan sosialisasi dengan pihak terkait di TN Berbak-Sembilang guna memberikan informasi mengenai proyek Sumatran Tiger. Pertemuan yang dilaksanakan sepanjang bulan Maret 2017 ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan penyamaan persepsi tentang proyek sekaligus sebagai pra-kondisi implementasi kegiatan proyek.

Dalam pertemuan ini pihak-pihak yang hadir memberikan perhatian dan dukungan terhadap penerapan SMART-RBM (SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool – Resort Based Management) di TNBS. Penerapan SMART-RBM sangat penting mengingat SMART-RBM adalah salah satu alat utama dalam pengelolaan kawasan konservasi dan merupakan pintu masuk pencapaian target-target proyek Sumatran Tiger.

Pertemuan ini menyimpulkan, peningkatan kapasitas dan jumlah SDM TNBS sangat dibutuhkan khususnya untuk penerapan SMART-RBM melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas personel. Untuk itu sarana dan prasarana untuk penerapan SMART-RBM TNBS perlu dicukupi dan dilengkapi sesuai dengan kebutuhan.

Pelibatan aktif instansi terkait (Dinas Kehutanan Propinsi Jambi, BKSDA Jambi, Balai PPHKL wilayah Sumatera) menjadi syarat dalam kegiatan proyek Sumatran Tiger, mempertimbangkan instansi-instansi tersebut adalah penerima manfaat dari proyek.

@SumatranTigerID

Tiger Gelar Koordinasi Bersama TNGL

Proyek Sumatran Tiger gelar rapat koordinasi dan sosialisasi perdana di lanskap Taman Nasional Gunung Leuser. Pertemuan ini untuk membantu para pemangku kepentingan kunci di lingkup institusi sektor kehutanan dan lembaga mitra lokal lainnya memahami sasaran dan tujuan proyek.

Pertemuan kunci ini dilaksanakan selama 1 hari pada hari Senin tanggal 27 Maret 2017, yang bertempat di Aula Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser. Sebanyak 33 orang peserta yang terdiri dari 32 orang laki-laki dan 1 orang perempuan hadir dalam pertemuan ini.

Dari pertemuan ini lahir dukungan antusias dari unit pelaksana di tingkat tapak (Bidang Wilayah & Seksi Wilayah Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser) dan institusi pemerintah terkait lainnya (Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara & Dinas Kehutanan Sumatera Utara).

Semua pihak memberikan dukungan dan perhatian serius terhadap implementasi proyek ini, baik yang dilaksanakan oleh LSM Mitra (WCS), maupun yang dilaksanakan secara langsung oleh pihak UPT BBTNGL melalui pendampingan dari Project Implementation Unit (PIU) yang ditugaskan di UPT BBTNGL.

@SumatranTigerID