Terus Bersinergi Tangani Konflik Satwa Liar

Pelepasliaran Danau Putra dan Penanganan Konflik Manusia dan Harimau di Taman Nasional Gunung Leuser.
Danau Putra namanya. Danau Putra adalah individu harimau berjenis kelamin jantan, berusia 1-1,5 tahun dengan berat badan mencapai 45–50 Kg. Harimau ini sebelumnya dilaporkan masyarakat pada 22 Januari 2021 dalam kondisi lemah dan terluka akibat terkena jerat yang dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Jerat ini berupa sling kawat yang mengenai kaki depan sebelah kanan yang mengakibatkan luka yang cukup dalam saat Danau Putra mencoba berusaha melepaskan jerat yang melilit kakinya.
Pada 23 Januari 2021, tim BKSDA Aceh yang terdiri dari tim medis balai dan Resor Wilayah 14 Aceh Tenggara- SKW II Subulussalam bersama BBTNGL, didukung pihak kepolisian, TNI dan aparat desa terkait berhasil melakukan upaya penyelamatan harimau Sumatra tersebut.
Sabtu pagi (30/1), tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Camat Darul Hasanah, Kapolsek Darul Hasanah, Danpos Koramil Darul Hasanah, Kepala Desa Gulo bersama dengan mitra WCS-IP (Wildlife Conservation Society-Indonesia Program), FKL (Forum Konservasi Leuser) dan Sumatran Tiger Project melakukan pelepasliaran Danau Putra kembali ke habitat alaminya.
Sebelumnya Proyek Sumatran Tiger juga telah bekerja sama dengan Tim BBTNGL SPTN Wilayah-V Bahorok dan Tim BBKSDASU Seksi Wilayah-II Stabat terkait penghalauan harimau Sumatera kembali ke dalam kawasan TNGL dari tanggal 19-26 Januari 2021. Kekuatan tim yang terlibat masing-masing dari BBTNGL 5 orang dan BBKSDASU 5 orang. Tim tersebut juga dibantu oleh tim mitigasi konflik HS dari WRU/WCS-IP & Yayasan Hutan untuk Anak (YHUA), serta masyarakat setempat.
Foto-foto: Tim Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser
@SumatranTigerID

Tiger Dukung Pengembangan Sistem SMART

Proyek Sumatran Tiger memberikan bantuan berupa perangkat komputer yang akan dipakai untuk pangkalan data patroli SMART. Peralatan komputer yang disediakan adalah: 4 unit Desktop komputer dilengkapi dengan UPS, 4 unit printer laserjet, 4 unit wifi portabel dan 1 unit scanner ADF (Automatic Document Feeder).

Dengan tersedianya peralatan komputer database SMART, data kegiatan patroli dapat direkam secara baik sehingga kegiatan patroli dapat dipantau dan dianalisis untuk perencanaan dan peningkatan patroli.

Tersedianya peralatan komputer untuk pusat data SMART merupakan tahap awal untuk membangun sistem SMART di Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS). TNBS akan menetapkan personil yang menjadi operator SMART melalui surat keputusan kepala balai.

Selanjutnya akan dilakukan pelatihan operator SMART oleh mitra Organisasi Internasional Non Pemerintah yaitu Zoological Society of London (ZSL). Penyerahan komputer akan dilakukan setelah pelatihan penerapan SMART pada 21-25 Agustus ini.

Dalam rangka membangun sistem SMART, proyek juga mendukung kegiatan patroli pengamanan hutan berbasis SMART oleh Balai TNBS. Sebelum pelaksanaan patroli dilakukan briefing persiapan patroli dengan narasumber ZSL. Dalam rapat persiapan tersebut ZSL memaparkan teknik pelaksanaan patroli berbasis SMART guna mengoptimalkan dukungan dari proyek.

Kegiatan Patroli berbasis SMART yang selama ini dilaksanakan adalah patroli TPPU (Tiger Protection Patrol Unit) yang dikelola oleh ZSL dengan melibatkan beberapa petugas Polhut TNBS.

@SumatranTigerID